J-20 Chengdu China ( 歼-二十 )
Ialah pesawat tempur berbasis siluman (Stealth) buatan negeri tirai bambu Tiongkok, dikembangkan oleh Chengdu Aircraft Industry Group. Pesawat ini dibuat untuk menyaingi rivalnya dari negeri barat yaitu F-22 Raptor buatan Lockheed Martin dan PAK FA T-50 buatan Sukhoi dari Russia
J-20 memiliki kemampuan Sistem serangan jarak jauh atau Long-Range Strike System
Saat ini J-20 sudah generasi ke lima dan diharapkan akan segera beroperasi pada 2017-2019
Asal mula J-20 berasal dari program J-XX yang dimulai pada akhir 1990-an. Sebuah proposal dari Chengdu Aerospace Corporation, yang ditunjuk "Proyek 718", telah memenangkan dukungan PLAAF ( People's Liberation Army Air Force )menyusul 2008 persaingan terhadap proposal Shenyang yang dilaporkan bahkan lebih besar dari J-20.
Pada tanggal 22 Desember 2010, prototipe pertama J-20 menjalani tes kecepatan tinggi meluncur diluar Chengdu Aircraft Design Institute.J-20 secara resmi melakukan penerbangan pertamanya pada tanggal 11 Januari 2011.
Jika dibandingkan dengan rivalnya F-22 dan T-50, J-20 lebih unggul dalam senjata dan kapasitas bahan bakar,
Jika dibandingkan dengan rivalnya F-22 dan T-50, J-20 lebih unggul dalam senjata dan kapasitas bahan bakar,
tapi untuk manuver dan kecepatan terbang harus diakui F22 lah yang memiliki manuver terbang dan kecepatan yang hebat yang kemudian disusul T-50.
Diperkirakan badan pesawat J-20 dibuat berdasarkan rancangan pesawat Mikoyan 1.44 Rusia dan moncongnya dibuat menyerupai F-22 Amerika. Rancangan Mikoyan 1.44 pertama kali ditampilkan ke publik, akhir tahun 1990-an. Pada akhirnya, program Mikoyan ini ditolakoleh mentri pertahanan Rusia karena kurang memiliki teknologi pengelak radar. Proyek pesawat tempur generasi ke lima Rusia kemudian diserahkan kepada pesaing Mikoyan waktu itu yaitu Sukhoi. Berita soal uji terbang pesawat siluman J-20 oleh negeri Tiongkok tersebut menjadi perhatian dunia karena dilangsungkan menjelang kunjungan empat hari Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates ke China, dan menjelang kunjungan [residen China Hu Jintao ke Washington DC.
Foto foto spyshoot yang diambil dari google :
Berikut spesifikasi teknis J-20 Chengdu
- Kru: satu (pilot)
- Panjang: 20 m (66.8 ft)
- Lebar Sayap: 13 m (44.2 ft)
- Tinggi: 4.45 m (14 ft 7 in)
- Wing area: 78 m2 (840 sq ft)
- Berat Kosong: 19,391 kg (42,750 lb)
- Berat Kotor: 32,092 kg (70,750 lb)
- Berat Max Takeoff: 36,288 kg (80,001 lb) upper estimate[2]
- Kapasitas Bahan Bakar: 25000 lb
- Mesin: 2 × Saturn AL-31F (prototype) or Xian WS-15 (production) afterburning turbofans, 76.18 kN (17,125 lbf) thrust each dry, 122.3 or 179.9 kN (27,500 or 40,450 lbf) with afterburner
- Beban Sayap: 340 kg/m2 (69 lb/sq ft)
Sumber: Wikipedia, Dari Blogger luar








0 komentar:
Posting Komentar