Sekilas aku mengenalkan diriku dulu,,dilahirkan di Ulm,Wuttenberg pada tanggal 18 April 1879,ayah dan ibuku bernama Hermann dan Pauline,kami merupakan keluarga Yahudi yang taat .Namun ibuku memasukkan aku di sekolah katolik pada masa kecilku.oh ya Ibuku pulalah yang menganjurkanku untuk mendalami biola dan mendengarkan musik klasiknya oom Bach dan mas Mozart.
Masa-masa pendidikanku di Munich sungguh sangat membosankan sehingga aku banyak membolos,guru-gurunya mengajar terlalu kaku dan tidak pernah menerima pertanyaan-pertanyaan yang kuajukan.Yah..mungkin aku lebih baik berhenti dari sekolah,usiaku 15 tahun saat itu,lalu aku memutuskan untuk mengikuti keluargaku pindah ke Italia.Namun aku menyadari pentingnya pendidikan bagi diriku,sehingga aku pergi belajar ke Swiss. Wow,,sekolahnya sungguh menyenangkan,apalagi disana para murid selalu dianjurkan untuk bertanya,sungguh merupakan “surga” bagi kehausan intelektualku,sampai akhirnya aku memperoleh gelar Doktor di Universitas Zurich pada usia 26 tahun.
Langsung saja ya karena karier akademisku yang sangat cemerlang,aku diangkat sebagai Guru Besar Universitas Berlin,Direktur Lembaga Fisika “Kaisar Wilhelm” dan Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Prusia..disana aku diberikan fasilitas yang sangat baik sehingga aku dapat mengembangkan bakatku secara optimal. Disanalah akhirnya aku menemukan Teori Relativitas yang kesohor itu sekaligus berhasil menggoyahkan pendapat kakek Newton mengenai Teori Gravitasi,menurutku gravitasi bukan disebabkan oleh tarik-menarik tetapi karena adanya distorsi distorsi Ruang-Waktu dari suatu benda langit, yang mempengaruhi gerakan benda langit lainnya. Distorsi Ruang-Waktu itulah yang “menjebak” bumi sehingga terus berputar mengelilingi Matahari, dan menjebak” bulan sehingga selalu berputar mengelilingi Bumi. Dan akhirnya mengatur seluruh pergerakan benda-benda langit. Mengerti kah?
Penjelasannya nanti saja ya. Pengaruh Hitler yang mulai meracuni hampir seluruh Jerman membuat diriku tidak betah,apalagi kebijakannya terhadap kaum Yahudi yangs sangat kejam,meyebabkan aku memutuskan harus pindah ke Amerika Serikat.Ternyata banyak teman-teman profesor Yahudi yang juga kabur keluar negeri akibat tidak tahan dengan kekejaman Hitler.dari mereka aku diberitahu bahwa Jerman hampir menemukan cara untuk menciptakan BOM ATOM !.Hal ini sungguh berbahaya sebab akan memulai kehancuran dunia apabila Jerman berhasil mendapatkannya.Aku pun segera menulis surat kepada Presiden Amerika, Roosevelt, untuk memberikan peringatan akan ancaman ini. Roosevelt juga segera menyadari bahaya ini dan mendorong dilakukannya proyek penelitian energi atom yang dinamakan “PROJECT MANHATTAN”. Nantinya, proyek ini ternyata memang berhasil menciptakan bom atom yang kemudian dijatuhkan di Jepang pada akhir Perang Dunia II.
Namun, proyek ini lalu membuat diriku prihatin. Manusia telah berhasil menciptakan senjata yang daya hancurnya tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Jika manusia nanti mampu membuatnya dalam jumlah yang banyak dan terjadi sesuatu, dunia bisa musnah. Aku pun mulai memperjuangkan agar pengembangan senjata ini bisa dibatasi. Untuk mengurangi resiko penemuanku disalahgunskan oleh orang-orang intelek yang tidak bermoral,banyak hasil penemuanku mengenai atom dan nuklir tidak aku publikasikan dan tidak jarang kumusnahkan. Sebab akibat yang ditimbulkan oleh bom atom di Hiroshima danNagasaki sangat mengerikan. Untuk itu aku hanya berharap penemuanku yang ada ini hanya berguna untuk kelangsungan perdamaian dunia.
Sampai akhir hayatku tanggal 18 April 1955 aku telah mengganti statusku mejadi warganegara AS. Mungkin itu saja sumbangsihku terhadap perdamaian dan selalu aku selalu menekankan bahwa ilmu pengetahuan tanpa landasan moral didalamnya adalah hampa.
0 komentar:
Posting Komentar